Ingin Jadi Clipper & Dibayar? Ini 3 Website Clipper Indonesia dengan Sistem Berbeda

Ingin Jadi Clipper & Dibayar? Ini 3 Website Clipper Indonesia dengan Sistem Berbeda


Banyak orang tertarik jadi clipper karena terlihat sederhana:

potong video → upload → dapat uang.


Tapi kenyataannya, banyak yang berhenti di tengah jalan. Bukan karena tidak bisa ngedit, melainkan karena salah memilih platform dan tidak memahami sistemnya.

Di Indonesia, ada beberapa website clipper yang cukup populer seperti Ternakclip, TryBuzzer, dan Wefluence.

Sekilas terlihat sama, tetapi cara kerja dan peluangnya sangat berbeda.

Artikel ini akan membantu kamu memahami:

✔️ Apa itu clipper sebenarnya

✔️ Perbedaan sistem di tiap platform

✔️ Kamu cocok mulai dari yang mana


Apa Itu Clipper?


Clipper adalah content creator yang:

πŸ”Ή️Mengambil potongan video dari konten panjang (podcast, wawancara, live, dll)

πŸ”Ή️Mengedit ulang menjadi video pendek (Shorts, Reels, atau TikTok)

πŸ”Ή️Mengunggahnya sesuai aturan dari pemilik konten atau brand


Pendapatan clipper bisa berasal dari:

πŸ”Ή️Monetisasi platform

πŸ”Ή️Dibayar per project

πŸ”Ή️Kampanye brand



Masalah Utama Clipper Pemula


Banyak pemula mengira:

“Yang penting cepat upload.”

Padahal yang jauh lebih penting adalah:

- Sistem kerja platform

- Apakah harus rebutan atau diseleksi

- Apakah akun kita dinilai

- Apakah penghasilannya bisa berkelanjutan


⚠️ Catatan Penting: Brief Bukan Formalitas

Satu kesalahan paling sering dilakukan clipper pemula adalah mengabaikan brief.

Di semua platform clipper — Ternakclip, TryBuzzer, maupun Wefluence — brief dari pemberi project adalah aturan utama.


Brief biasanya mencakup:

- Durasi video

- Video yang dapat diclipping (biasanya pemberi project akan menyertakan link video panjang atau link channel, atau link dari platform lain.

- Gaya editing

- Caption & hashtag

- Platform upload

- Deadline

- Hal yang boleh dan tidak boleh ditampilkan


❌️ Jika brief tidak diikuti:

- Video bisa tidak lolos seleksi

- Submission dianggap tidak valid

- Tidak dibayar, meskipun videonya bagus

πŸ‘‰ Banyak clipper gagal bukan karena editannya jelek, tapi karena tidak patuh brief.


Clipper bukan sekadar editor, melainkan:

- Menjalankan kebutuhan brand atau pemilik konten

- Mengikuti aturan kampanye

- Menghasilkan konten sesuai tujuan project



Berikut adalah 3 website clipper yang dapat kamu ikuti:


1. Ternakclip — Sistem Rebutan & Cepat-Cepatan

Ternakclip adalah platform clipper yang paling sering digunakan pemula.


πŸ‘‰ Cara Kerja:

- Konten sumber sudah disediakan

- Project dibuka untuk umum

- Clipper berebut slot

- Siapa cepat dan sesuai brief → lolos


πŸ‘‰ Kelebihan :

- Cocok untuk pemula total

- Tidak perlu follower banyak

- Bisa langsung praktik

πŸ‘‰ Kekurangan:

- Kompetisi sangat tinggi

- Banyak submission tidak lolos

- Harus sering standby

πŸ‘‰ Ternakclip cocok jika:

- Ingin belajar cepat

- Punya waktu luang

- Siap bersaing dengan clipper lain


2. TryBuzzer — Kampanye & Seleksi Akun

TryBuzzer adalah platform kampanye yang sering digunakan oleh clipper dan content creator.

Berbeda dengan anggapan umum, TryBuzzer tidak menjadikan jumlah followers sebagai syarat utama.

Penilaian utamanya adalah jumlah views per video, sesuai target yang ditentukan masing-masing campaign.


πŸ‘‰Cara Kerja:

- Brand membuka campaign

- Creator memilih campaign

- Konten diunggah sesuai brief

- Video harus mencapai minimum views

- Setelah target tercapai → claim bayaran

 ⚠️ Catatan Penting:

- Tidak semua campaign mensyaratkan engagement

- Tidak semua meminta followers

- Semua tergantung kebutuhan brand

Beberapa campaign memiliki target views tinggi (misalnya 10.000 views), sementara sebagian lain hanya mensyaratkan 1.000 views per video — dan campaign seperti ini biasanya paling cepat direbut atau cepat habis budget kampanyenya, bahkan terkadang sebelum tanggal kampanye berakhir. Jadi kamu harus rajin memantau kampanye tersebut untuk selalu update yang terbaru.


Selain konten clip, ada juga campaign berupa:

- Video testimoni dari brand 

- Video clip dari testimoni yang telah diunggah brand untuk kamu clipping

- Konten jualan/affiliate brand


TryBuzzer cocok untuk creator yang:

- Fokus mengejar views

- Tidak punya follower besar

- Siap bermain di performa konten



3. Wefluence — Project-Based & Personal Branding

Wefluence lebih mirip marketplace creator.


πŸ‘‰ Cara Kerja:

- Brand mencari creator

- Creator apply atau dihubungi

Negosiasi → deal → produksi konten → dibayar


πŸ‘‰ Fokus Utama:

- Personal branding

- Portofolio

- Kredibilitas akun


πŸ‘‰ Kelebihan:

- Tidak rebutan

- Bisa menjadi penghasilan jangka panjang

- Creator diposisikan sebagai partner


πŸ‘‰ Kekurangan:

- Tidak instan

- Perlu positioning niche yang jelas


Wefluence cocok jika:

- Ingin serius jadi content creator

- Mengincar bayaran per project

- Siap membangun reputasi



Jadi, Harus Mulai dari Mana?


Tidak ada platform yang paling benar untuk semua orang. Yang terpenting adalah:

- Kenali tujuanmu

- Sesuaikan dengan waktu dan kondisi akun

- Pahami sistem sebelum mulai


Sebelum memutuskan platform mana yang ingin kamu pilih, ada satu hal penting yang harus kamu siapkan:


πŸ‘‰ Baca Artikel 2:

Persiapan Wajib Sebelum Jadi Clipper: Akun, Niche, dan Strategi Agar Tidak Gagal di Awal


No comments:

Post a Comment

10 Prompts That Make People Stop Scrolling (And Why They Actually Work)

  Let’s be honest. Most content doesn’t fail because the content is bad, but because no one stops long enough to notice it. You can have gre...